Kamis, 16 Februari 2012

Dream's Book 2012, My Inspiration

Seorang teman menantangku untuk menulis impianku di tahun 2012. Tidak ada salahnya bermimpi kan ? Selama kita bisa bangun dan mewujudkan mimpi itu. Walau mewujudkan impian itu mudah disebut di lisan atau tulisan, tapi menyatakannya dalam sebuah usaha untuk benar-benar mewujudkannya tidaklah mudah.

Sebenarnya, tahun kemarin, 2011, aku mempunyai banyak mimpi. Dan ternyata, banyak yang tidak terwujud. Awal tahun kemarin, dua hal telah mengejutkan aku. Dan dua hal itu telah menyadarkan aku, bahwa aku terlalu banyak bermimpi, kurang merealisasi. Padahal sebenarnya, bila aku mau, aku bisa mewujudkannya. Dua hal itu adalah kedua buku ini.

 

Ya, di 2011 aku bermimpi mempunyai novel sendiri. Dengan berbagai alasan yang baru kusadari saat ini, aku tidak berhasil mewujudkannya. Alasan klise sebenarnya, selalu merasa kekuarangan waktu. Tiga naskah novelku memang sudah selesai aku buat. Satu belum terkirim, satu belum mendapat jawaban dari penerbit, dan satu lagi sama sekali belum aku edit. Dan masih ada dua lagi yang masih separuh jalan. Menyedihkan. Dan tentunya, tak ada satu pun yang terbit di tahun itu.

Kejutan dua antologi di atas, menyadarkanku. Aku tak pernah mengira, keduanya terbit di awal tahun. Itu adalah tabunganku di tahun lalu. Ya, dan sekarang aku menuai hasilnya. Apa yang kutanam di tahun lalu, dipanen di tahun ini. Memang tidak akan sekelas dengan karya Habiburahman El Shirazy atau Andrea Hirata. Apalagi JK Rowling. Jauh. Tapi setidaknya, kehadiran antologi ( buku gotong royong ) ini telah membangunkan tidurku.  

Maka, di tahun ini aku bertekad tidak terlalu banyak punya mimpi. Tapi aku harus banyak menabung. Agar tahun depan aku bisa panen melimpah. Tak usah terlalu muluk merancang mewujudkan mimpi. Tahun kemarin, menargetkan menulis novel dalam satu bulan. Ternyata aku kelelahan sendiri. Dan akibatnya, menjadi begitu terbebani dengan targetku sendiri. Dan tentunya, hanya menghasilkan 3 novel seperti yang kuceritakan di atas, yang belum berarti apa-apa.

Di tahun ini, aku akan menabung sedikit demi sedikit. Toh, lama-lama akan menjadi bukit. Cukup menulis, 2 sampai 5 halaman sehari. Aku akan melakukannya tanpa memaksakan diri. Menjalaninya dengan sederhana, tanpa banyak impian. Aku yakin, setidaknya akan ada satu buku impianku yang akan aku nikmati, My Dream's Book. Lebih baik punya satu mimpi tapi terwujud, daripada banyak mimpi tapi hanya dalam angan.

TELITI SEBELUM MEMBELI


Judul      : Barang Yang Sudah Dibeli Tidak Dapat Ditukar Kembali
Penulis   : Stebby Julionatan
Penerbit : Bayumedia Publishing
ISBN       : 978-602-9136-73-9
Terbit     : Januari 20112
Tebal      : 80 Halaman
Harga     : Rp. 30.000,-

Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar kembali. Aku agak bingung dengan kalimat ini, karena aku mendapat buku kedua Stebby Julionatan ini dengan cara barter, alias tukeran. Beli saja tidak dapat ditukar lagi, apalagi tukeran.

Melihat cover depannya, sekilas sudah bisa ditebak, pasti isinya tentang wanita atau seputar cinta. Cukup terkejut dengan 14 endorsement, untuk buku setebal 80 halaman. Apalagi, ada orang gedhean, seperti Pak Walikota Probolinggo. Sebenarnya tidak mengherankan, mengingat penulis pernah dinobatkan sebagai Kang Yuk 2006. 

Diawali dan diakhiri dengan puisi. Ketiga belas kisah di dalamnya, hmm... nyastra abisss. Tidak jauh beda dengan LAN, novel pertama penulis. Bagi penggemar sastra, buku ini sangat cocok untuk dinikmati. Tapi bagi penggemar fiksi seperti saya, saya harus menyediakan waktu ekstra untuk membaca ulang. Mengernyitkan kening berkali-kali, karena kurang memahami bahasa sastra. Namun, dari tutur yang disampaikan, bahasanya cerdas dan bernas. Selalu ada makna-makna tersirat di dalamnya. 

Jika mengharapkan konflik yang seru atau alur cerita yang menarik, tidak ditemui dalam buku ini. Penulis lebih cenderung menonjolkan kemampuan bersastranya. Dan, sebagai orang timur, penulis termasuk berani menuliskan adegan sensual dengan terperinci di dalamnya. Bahkan kutipannya, ada di cover belakang. Well, jujur saya gak suka bagian ini. Padahal, kisah kedua begitu memukai saya. Banyak pesan moral tersirat dan layak menjadi perenungan. Kisah kedua adalah kisah kesukaan saya. Adegan sensual sebenarnya bisa dibahasakan dengan lebih halus. Toh buku ini sudah nyastra abisss, jadi tinggal polesan bahasa yang lebih smooth lagi.
Satu lagi, penulis cukup cerdas mengangkat setting kota kelahirannya, Probolinggo. Selalu disebutkan, di akhir cerita. Dan terdapat juga selipan dalam kisah.

Buat penulis, maaf kalau resensinya sotoy. Jujur, ini apa adanya. Karena saya pribadi tahu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran. Yakin, kelak pasti menjadi sastrawan hebat. Selamat berkarya !

Jumat, 30 Desember 2011

Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2012

Dalam rangka menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Kegiatan sayembara ini diperuntukkan bagi para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan tahun 2012 ini memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenang dari 19 jenis naskah buku pengayaan.
Tema Penulisan
“Membangun manusia Indonesia yang berkarakter, berbudaya, dan kompetitif di era global”
Peserta Sayembara
Peserta sayembara adalah siswa SMA/MA/SMK/MAK, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Pendidik meliputi guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya, serta berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan. Tenaga kependidikan meliputi pengelola satuan pendidikan, penilik, pengawas, peneliti, pengembang, pustakawan, laboran, dan teknisi sumber belajar.
Ketentuan-ketentuan naskah buku sayembara adalah sebagai berikut.
a. Ketentuan Umum
1. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan alam dan matematika, dapat berupa pengetahuan alam fisik, hayati, flora, fauna; pengetahuan matematika; pengetahuan teknologi dan rekayasa; pengetahuan kebaharian, kedirgantaraan, dan kebumian.
2. Jenis naskah buku pengayaan pengetahuan sosial dan humaniora, dapat berupa pengetahuan sejarah dan kemasyarakatan; pengetahuan keagamaan; pengetahuan perekonomian dan manajemen; pengetahuan budaya, bahasa, seni dan sastra.
3. Jenis naskah buku pengayaan keterampilan vokasional yang meliputi:
a) Keterampilan membuat kriya;
b) Penerapan teknologi rekayasa sederhana;
c) Penerapan teknologi pengolahan;
d) Penerapan teknologi budidaya.
4. Jenis naskah buku pengayaan kepribadian, dimaksudkan untuk mengembangkan karakter: (1) religius; (2) jujur; (3) toleransi; (4) disiplin; (5) kerja keras; (6) kreatif; (7) mandiri; (8) demokratis; (9) rasa ingin tahu; (10) semangat kebangsaan; (11) cinta tanah air; (12) menghargai prestasi; (13) bersahabat/komunikatif; (14) cinta damai; (15) gemar membaca; (16) peduli lingkungan; (17) peduli sosial; (18) tanggung jawab yang dituangkan dalam:
a) Kumpulan pantun
b) Kumpulan puisi
c) Kumpulan cerita pendek
d) Novel
e) Drama
f) Biografi
Naskah buku Biografi, tentang:
a. seseorang yang berjasa dalam suatu bidang yang berguna bagi masyarakat;
b. seorang tokoh di daerah yang mendapat penghargaan dari pemerintah;
c. seseorang yang memiliki karakter yang dapat dijadikan contoh bagi bangsa;
d. seseorang yang memiliki keunggulan dan kelebihan yang berguna bagi masyarakat.
5. Naskah buku ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Naskah diberi identitas: (a) judul naskah; (b) jenis naskah; dan (c) peruntukan pembaca buku (misalnya untuk SD/MI; SMP/MTs; SMA/MA/SMK/MAK), (d) kelompok peserta.
6. Naskah dijilid rapi berupa cetak asli (bukan fotokopi atau dummy).
7. Naskah yang diterima Panitia tidak dikembalikan.
b. Ketentuan Peserta
1. Peserta adalah perorangan.
2. Peserta yang mengirimkan naskah harus melampirkan biodata.
3. Peserta dari siswa SMA/MA/ SMK/MAK harus melampirkan surat pengantar dari sekolah dan fotokopi kartu pelajar.
4. Peserta dari pendidik dan tenaga kependidikan harus melampirkan surat pengantar dari lembaga tempat bekerja dan fotokopi SK pendidik atau tenaga kependidikan.
5. Peserta dari masyarakat umum harus melampirkan fotokopi KTP yang masih berlaku.
6. Peserta yang pernah menjadi pemenang sebanyak tiga kali atau lebih sejak tahun 2001 tidak diperbolehkan mengikuti sayembara ini.
c. Ketentuan Naskah
1. Naskah yang diajukan adalah: a. karya asli, b. tidak berseri, c. tidak sedang diikutsertakan pada sayembara lain, sebagian ataupun seluruhnya, d. belum pernah menjadi pemenang sebagian ataupun seluruhnya dalam sayembara mana pun, dan e. belum pernah diterbitkan sebagian ataupun seluruhnya.
2. Persyaratan di atas harus dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani di atas meterai Rp 6.000,00 oleh penulis naskah.
3. Naskah diketik dan dicetak pada kertas A4, spasi 1½, jenis huruf arial, times new roman, atau tahoma, ukuran huruf 12 pt, batas margin tepi kertas 3 cm.
4. Jumlah halaman isi naskah yang ditulis oleh siswa minimal 50 halaman dan yang ditulis oleh pendidik, tenaga kependidikan, dan umum minimal 75 halaman.
5. Penggunaan ilustrasi harus proporsional dan terintegrasi dengan teks, mendukung materi/isi teks serta mencantumkan sumber secara jelas.
6. Naskah buku pengayaan tidak dilengkapi dengan ungkapan tujuan mempelajari/membaca dan tidak dilengkapi latihan, soal, tes, lembar kerja, atau jenis evaluasi lainnya.
7. Naskah buku pengayaan tidak bertentangan dengan idiologi negara, ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, tidak bias gender, serta tidak menimbulkan masalah SARA.
8. Naskah buku pengayaan pengetahuan dan keterampilan harus menggunakan daftar pustaka atas rujukan yang dikutip.
9. Naskah yang dinyatakan sebagai pemenang sayembara, jika ditemukan dan terbukti sebagian atau seluruhnya merupakan jiplakan/plagiasi, segala tanggung jawab hukum yang berkaitan dengan pelanggaran Hak Cipta berada pada penulis naskah. Pusat Kurikulum dan Perbukuan akan membatalkan kemenangannya dan hadiah yang diterima harus dikembalikan kepada negara.
10. Jika suatu naskah buku pengayaan dinyatakan memenangi sayembara, penulis berhak atas penghargaan sayembara tersebut, sedangkan hak cipta (baik hak ekonomi maupun hak moral atas naskah) tetap berada pada penulis sehingga penulis berhak menerbitkannya kepada penerbit yang dipilih.
11. Pemegang hak cipta (hak ekonomi) naskah pemenang sayembara adalah Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan hak moral berada pada penulis.
12. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu judul naskah sayembara.
13. Hasil keputusan Dewan Juri Sayembara tidak dapat diganggu gugat.
d. Hadiah Sayembara
Untuk menghargai kualitas naskah yang memenangi sayembara, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyediakan hadiah uang sebagai berikut:
Kelompok Pelajar:
Juara I = Rp. 15,000,000
Juara II = Rp. 10,000,000
Juara III = Rp 7,500,000
Kelompok Pendidik, Tenaga Kependidikan, dan Masyarakat Umum
Juara I = Rp 25,000,000
Juara II = Rp 20,000,000
Juara III= Rp 15,000,000
e. Pengiriman Naskah
Naskah diterima paling lambat tanggal 3 September 2012 dan dialamatkan kepada: Panitia Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012
Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jl. Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat
f. Pengumuman Pemenang
1. Pengumuman dan pemberian hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan pada bulan November 2012.
2. Calon pemenang sayembara akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti wawancara dengan Dewan Juri dan menghadiri pengumuman pemenang bagi calon yang dinyatakan sebagai pemenang. Jika calon pemenang tidak dapat mengikuti wawancara, maka yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri.
Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan website : http://puskurbuk.net , telp.: 021 3804248 , e-mail: sayembara_puskurbuk@yahoo.com facebook: sayembarapuskurbuk

Senin, 26 Desember 2011

Sugeng Dinten Simbok

Puisi ini kupersembahkan buat para ibu yang tak pernah mengenal lelah menjalankan 'tugas negara'

Tangan kanan memegang panci
Tangan kiri membawa kuali
Aku harus segera menjadi kuli
Di dapur sendiri

Hidungku membau amis
Tak jelas apakah itu bau pipis
Atau serbuk kayu manis
Semua bau bercampur sungguh dinamis

Dengan cekatan menggerus cabe
Untuk tambahan bumbu sate
Terbayang wajah yang kece
Suami tercinta, semoga gak kecele

Terhidang makanan di meja
Suami menatapku bangga
Tak lama kemudian mulutnya menganga
Semuanya disantap habis oleh mertua

Itulah kerjaku seharian
Tak kenal lelah kulakukan sendirian
Menjadi ibu ternyata melelahkan
Tapi tak apa karena pahalanya sepadan

Sabtu, 22 Oktober 2011

Penerbit Gramedia

 Prosedur Penerbitan Naskah di Gramedia Pustaka Utama

Kami selalu menerima naskah dari penulis untuk kami terbitkan, bila naskah
tersebut kami nilai memenuhi standar penerbitan kami. Namun, maaf sekali, kami
tidak bisa menerima naskah yang dikirimkan melalui e-mail, karena akan
menyulitkan tim editor dalam melakukan penilaian naskah.

Apabila Anda ingin menerbitkan naskah Anda, silakan kirimkan naskah tersebut ke alamat kami di
PT Gramedia Pustaka Utama
Gedung Kompas Gramedia Lantai 5
Jl. Palmerah Barat 29-37
Jakarta 10270


Cantumkan jenis naskah Anda di sudut kiri atas. Fiksi/Nonfiksi. Remaja/Dewasa. Dll. Untuk memudahkan proses seleksi/pengkategorian.
 Naskah yang dikirimkan harus dalam bentuk print out, lengkap (tidak hanya cuplikan naskah).Sertakan pula sinopsis cerita.
 Tebal naskah untuk novel 100-200 halaman. (Bisa lebih asal jangan berlebihan)
 Untuk buku anak, lengkapi dengan contoh ilustrasi. Konsep cerita (terutama untuk buku berseri).
 Jenis kertas yang digunakan bebas, asal mudah dan enak dibaca. Ukuran font 12pt, dan spasi 1,5. Tema naskah juga bebas, selama tidak menyinggung SARA dan vulgar. 
 Sertakan bersama naskah Anda, data diri singkat. 

Naskah sebaiknya sudah dijilid, agar tidak tercecer selama dibaca oleh tim editor kami.
 Setelah masuk ke meja redaksi, naskah akan dibaca oleh tim editor selama minimal 4-5 bulan. Naskah yang belum bisa kami terbitkan, akan kami kembalikan.
 Untuk keterangan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi 53650110 ext. 3511/3512 (redaksi fiksi/nonfiksi).
Atau via e-mail: 
fiksi@gramediapublishers.com atau nonfiksi@gramediapublishers.com

NB.: Kami tidak memungut bayaran apapun kepada penulis yang ingin menerbitkan naskahnya.

 
GPU & Fokus Terbitannya
 
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama (GPU) adalah penerbit buku-buku 
umum, artinya buku-buku yang dimaksudkan untuk konsumsi umum, karena 
merupakan referensi atau bacaan umum, mulai dari anak-anak, remaja 
sampai dewasa, mencakup buku fiksi maupun non-fiksi. Itulah main 
business kami. Tetapi, adalah fakta bahwa banyak di antara buku kami 
juga dipakai sebagai buku teks. Karena itu, kami juga memiliki Desk 
Buku Teks, yang secara khusus bertanggung jawab atas buku-buku teks 
perguruan tinggi yang kami terbitkan. (Untuk buku teks bagi siswa 
SMU ke bawah, silakan anda menghubungi sister company kami: Penerbit 
Grasindo).
 
Buku-buku umum yang kami terbitkan adalah buku-buku yang mengandung 
nilai-nilai yang sejalan dengan mission statement kami, 
yaitu "Bersama komponen bangsa yang lain, ikut serta menciptakan 
Indonesia Baru dengan nilai-nilai humanisme transendental." Karena 
itu, buku yang kami terbitkan adalah yang mengembangkan nilai-nilai 
kemanusiaan yang beriman kepada Sang Pencipta dan Pemelihara, yaitu 
Tuhan Semesta Alam. Itu berarti bahwa kami akan menerbitkan buku 
yang mendorong munculnya semangat pluralis, demokratis, inklusif, 
cerdas, berwawasan luas, profesional, berbudaya, humanis, dan 
religius. Sebaliknya, kami mengindari penerbitan naskah yang 
mendorong semangat fanatik sempit, picik, anti-refleksi dan anti-
pembelajaran, pelecehan terhadap kemanusiaan.
 
 
Dewan Penilaian Naskah
 
Untuk menilai kelaikan terbit suatu naskah, kami memiliki Dewan 
Penilaian Naskah, yang terdiri dari wakil-wakil dari Redaksi, 
Produksi dan Pemasaran/Promosi, yang dari perspektifnya masing-
masing akan memberi rekomendasi terhadap suatu naskah untuk terbit 
atau tidak terbit. Terasah oleh pengalaman, masing-masing akan 
mengembangkan perspektif mereka, tetapi: 
 
Secara khusus Redaksi akan menilai naskah dari mutu isinya: 
kesesuaian dengan misi, kedalaman dan kelengkapan informasinya, 
bagaimana pentingnya topik/tema naskah (importance), bagaimana 
relevansinya, bagaimana penyajiannya (urutan logis atau sistematika 
pemaparan dan gaya bahasanya), apa keunggulan dan kelemahan naskah 
tsb dibandingkan dengan buku yang sudah beredar di pasar. 
Secara khusus wakil dari Produksi akan menilai naskah dari sisi 
produksi dan pembiayaannya: kemudahan/kesulitan produksinya, proses 
yang harus dilalui, perkiraan besar ongkos produksinya. 
 
Secara khusus wakil dari Pemasaran/Promosi akan menilai naskah dari 
serapan pasarnya (marketability): apakah akan disambut pasar dengan 
gairah atau sebaliknya? Berapa ribu akan terserap pasar dalam 
setahun? Berapa lama naskah itu akan bisa hidup di pasar, akan terus 
dibutuhkan atau hanya menjawab kebutuhan sesaat? 
 
Kadang-kadang Dewan juga minta pertimbangan dari para ahli, termasuk 
dari kalangan perguruan tinggi, atas naskah-naskah tertentu.
 
Quadran Penilaian
 
Dengan menggunakan kata MUTU untuk mutu naskah dan kesesuaian dengan 
misi kami, serta kata LAKU untuk serapan pasar, terciptalah quadran 
penilaian sbb:
 
Quadran 1: Mutu Tinggi & Laku Keras
Inilah primadona kami. Lampu hijau langsung kami berikan untuk 
segera menerbitkan naskah yang masuk dalam quadran ini.
 
Quadran 2: Mutu Rendah Tapi Laku Keras
Ini lampu kuning. Kalau mutunya "tidak jeblok-jeblok amat", dan 
penerbitannya TIDAK menimbulkan opini umum "Gramedia kampungan!", 
kami masih mau menerbitkan naskah dalam quadran ini. Tapi, ya itu 
tadi… tidak terkesan "MELACURKAN DIRI" atau muncul pendapat 
sinis "HUH, GRAMEDIA CUMA CARI UNTUNG DENGAN MENJUAL SAMPAH!"
 
Quadran 3: Mutu Tinggi tapi Tak Laku
Ini lampu kuning. Demi standing kami, kami mau menerbitkan naskah-
naskah yang masuk dalam quadran ini. Inilah sumbangan sosial kami. 
Kalau dana kami untuk ini sudah habis, kami mengusahakan cara lain:
Minta pihak kedua (penulis) untuk membeli sebagian agak besar dari 
bukunya pada saat terbit. 
Menggandeng pihak ketiga untuk ikut dalam pembiayaan, semacam co-
publishing, dan logo pihak ketiga itu boleh tampil di cover. 
 
Quadran 4: Mutu Rendah & Tak Laku
Ini lampu merah. Kami tak ingin cari penyakit. Naskah di quadran ini 
hanya bikin malu penerbit dan penulisnya... sudah malu, rugi lagi!
 
 
Prosedur
 
Bila anda memiliki naskah-naskah yang sejalan dengan misi kami, 
dengan senang hati kami akan mempertimbangkan penerbitannya. 
Prosedurnya adalah sbb:
 
1. Kirim naskah Anda (lengkap, dibendel agar mudah dibaca) ke 
Redaksi Gramedia Pustaka Utama, Gedung Kompas-Gramedia, Jl. Palmerah 
Selatan 24 -- 26, Lt. 6, Jakarta 10270
 
2. Lengkap berarti: naskah itu 100% komplit, termasuk gambar-gambar, 
walaupun gambar-gambar itu hanya kopi dari aslinya, bukan masternya. 
Ini penting karena master gambar-gambar itu berikut data elektronik 
naskah tersebut baru akan diserahkan ketika sudah jelas kami 
putuskan untuk diterbitkan. Ini menjadi sarana pengaman bagi Penulis 
agar, andaikata ditolak oleh GPU dan naskah itu mau ditinggal di 
GPU, hanya kopian yang dimiliki GPU (lihat relevansinya dengan point 
4 & 5).
 
3. Sertakan informasi mengenai:
 
1)      Apa keunggulan naskah tsb dibandingkan dengan buku yang 
sudah ada di pasar? 
2)      Siapa pembaca sasarannya? Siapa saja yang berkepentingan 
dengan naskah buku tsb, dan seberapa besar populasinya?
3)      Dalam perkiraan Anda, dengan populasi orang yang 
bekepentingan seperti itu, kira-kira berapa banyak buku yang bisa 
diserap pasar selama 12 bulan, bila kita memasarkannya hanya lewat 
jaringan toko buku?
4)      Apakah Anda memiliki forum di mana naskah tsb akan digunakan 
bila sudah terbit? (misal: "Saya adalah dosen dengan mahasiswa 50 
orang per semester, dan rekan-rekan saya juga akan memakainya") 
Bila "ya", berapa banyak Anda sendiri akan menyerap buku tersebut 
dalam setahun?
5)      Apakah akan ada event tertentu yang menciptakan momentum 
yang menguntungkan publikasi naskah tersebut. (Misal, "Bulan xxx 
tahun zzz akan ada Nasional Seminar On bla bla bla, dan buku ini 
akan di-launch di sana" atau "Saya akan melakukan in house training 
untuk 500 karyawan PT yyy, bulan bbb tahun ttt, dan buku ini akan 
dipakai sebagai panduan.")
 
4. Atas pengiriman itu, Anda akan menerima Tanda Terima, di mana 
dicantumkan formula standar yang antara lain mengatakan bahwa 
selambat-lambatnya dalam 3 bulan akan ada keputusan mengenai terbit 
atau tidaknya. Keputusan bisa cepat (7 hari kerja), bisa lambat, 
antara lain juga tergantung pada informasi-informasi (pertanyaan 1 – 
5) tsb, di samping pada tumpukan naskah yang harus kami nilai.
 
5. Bila naskah tidak akan diterbitkan, GPU akan mengirim balik 
naskah tersebut, bila disertai prangko secukupnya. Bila tidak 
disertai prangko secukupnya, atau bila dikehendaki oleh penulisnya 
untuk diserahkan kepada GPU, kami sedapat mungkin akan menjaga 
kerahasiaannya, dan tidak akan menyerahkan kepada pihak lain untuk 
diterbitkan atas nama siapa pun. Tetapi, karena secara berkala kami 
membersihkan naskah-naskah tua, selalu ada kemungkinan bahwa naskah 
seperti itu jatuh ke pihak ketiga yang tidak dimaksudkan, baik oleh 
penulis maupun GPU, dan bisa jadi pihak ketiga itu memanfaatkannya 
secara tidak bertanggung jawab, tanpa seizin penulis atau GPU. Bila 
ini terjadi, GPU tidak bertanggung jawab atas kejadian seperti itu.
 
6. Bila naskah akan diterbitkan, kirimkan data elektronik berikut 
master gambar/foto/sket. Waktu terbitnya dirundingkan. Perlu 
diketahui bahwa pada saat kami memutuskan suatu naskah akan terbit, 
kami sedang melakukan proses penerbitan naskah-naskah lain yang 
jadwal terbitnya sudah mengisi standing order mingguan ke jaringan 
toko buku untuk 2 bulan ke depan. Artinya, naskah yang baru saja 
diputuskan untuk diterbitkan itu paling cepat bisa terbit 10 minggu 
kemudian, kecuali ada kondisi khusus yang memungkinkan kami untuk 
mempercepatnya.
 
 
Hak Penulis
 
Penulis atau pemilik naskah yang naskahnya diterbitkan di GPU 
memiliki hak-hak sbb:
 
1. Royalty sebesar 10% (sepuluh persen) dari harga jual, sebelum PPn 
sebesar 10%, kecuali bila pajak itu ditanggung pemerintah. Buku-buku 
yang pajaknya ditanggung pemerintah adalah buku-buku yang 
dimaksudkan untuk pengajaran. Buku-buku yang termasuk "hiburan" 
(novel misalnya) dikenai PPn 10%.
 
2. Pada saat penandatanganan kontrak kerjasama penerbitan, atau 
selambat-lambatnya tigapuluh hari setelahnya, diserahkan uang muka 
25% (dua puluh lima persen) dari total royalty. Sisanya dibayarkan 
per semester (pada bulan Februari dan Agustus) sesuai dengan 
penjualan pada semester yang sudah berjalan.
 
3. Pembayaran royalty ini dikenai PPh sebesar 15%.
 
4. Diskon otomatis sebesar 20% dari harga jual, untuk pembelian 
langsung kepada GPU, secara tunai, sebanyak 1 – 99 eksemplar; diskon 
25% untuk sebanyak 100 – 199 eksemplar; dan diskon 30% untuk 
pembelian 300 eksemplar ke atas.
 
5. Berhak atas informasi mengenai jumlah cetakan, jumlah penjualan, 
jumlah stock fisik di gudang, harga jual, rencana cetak ulang, dan 
bila muncul keraguan atas informasi itu berhak menggunakan Akuntan 
Publik untuk memverifikasi/memfalsifikasi informasi tersebut.
 
6. Hak dan kewajiban secara lebih terperinci diatur dalam kontrak 
standar.
 
Penting! Hindarilah:
1. Plagiat/pelanggaran hak cipta
2. Fitnah/pelecehan terhadap pihak lain
 
Tertarik untuk mencoba menerbitkan naskah anda? Kami tunggu!
 
 
 
PT Gramedia Pustaka Utama
Gedung KOMPAS Gramedia Unit II lt. 6, Jl. Palmerah Selatan 24-26, 
Jakarta 10270
Telp. 5480888, 5483008, ext. 3202, 3206, 3200, 3231. Fax: 5300545
 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...