Tampilkan postingan dengan label My Finger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Finger. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 September 2011

Iseng-iseng, eh Nyantol !


Dapat inbox, pengumuman Lomba Ketok Palu, yaitu Lomba membuat pantun atau puisi lucu. Iseng-iseng mencoba, karena memang tidak pernah membuat pantun atau puisi sebelumnya. Kok ndilalah nyantol. Gak dapat hadiah sih. Tapi lumayan buat buku Antologi lagi. Kira-kira mau buat pantun lagi gak ya ?
Tutup muka dulu dah !

Inilah pengumumannya yang bikin aku geleng-geleng-geleng-geleng ..... kok bisa ? Puisi amburadul-ku bisa lolos ?
Salam Sastra,

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Ikan sekepar ikan sepat
Dibawa jebat dan pak mamat
Dari Nelayan penjala di ujung selat

Apa kabar sahabat
Semoga selalu sehat dan bersemangat
Biar bisa terus menghasilkan karya yang hebat

Menangkap lebah madu mestilah berhati-hati
Jika terkena sengatan sakitnya tak terperi
Bagai terbakar api hingga kerelung hati

Tak perlu banyak basa-basi
Karena Pengumuman ini pastinya sudah dinanti-nanti
Sudah tak sabar ya, baca saja langsung di bawah ini :



Juara I : Uang sebesar Rp.100.000,- + 5 Buah Buku :

- Kidung Cinta Pohon Kurma, Karya Syaiful Alim.

- Para guru kehidupan, Antologi Ade Anita, Dini Kaeka Sari bersama geraibuku.com.

- Mengeja Pelangi, Antologi Puisi Karya Dini Kaeka Sari dan Penjejak Ilham.

- Kumpulan Cerpen : Cello oleh Waluya Dimas

- Buku kumpulan puisi : Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono

Diraih Oleh : Ir-one Sandza  - Pantun Bayi Kembar Menjelang Dilahirkan


Juara II : Uang sebesar Rp.75.000,- + 4 Buah Buku :

- Mengeja Pelangi, Antologi Puisi Karya Dini Kaeka Sari dan Penjejak Ilham.

- 100 Topeng Kematian, Karya Deny Herdy, Ade Anita, dkk.

- Kumpulan Cerpen : Cello oleh Waluya Dimas

- Buku kumpulan puisi : Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono

Diraih Oleh : Adi Saputra (Mas Adi)  - Melodi Of Jayus 


Juara III : Uang sebesar Rp. 50.000,- + 3 Buah Buku :

- Mengeja Pelangi, Antologi Puisi Karya Dini Kaeka Sari dan Penjejak Ilham.

- Kumpulan Cerpen : Cello oleh Waluya Dimas

- Buku kumpulan puisi : Hujan Bulan Juni oleh Sapardi Djoko Damono

Diraih Oleh : Alveng Subrata  - Puisi 1: Facebook


Dan berikut 13 karya yang juga akan ikut menghiasi buku KETOK PALU : 

Siti Aisyah                        - Puisi 1 : Siti Sedunia
Amalia DF                         - Puisi 1 : Perkenalan,   
                                            - Puisi 2 : Lamaran
Rafif Amir Ahnaf              - Sajak Seekor Tikus GOt Yang Narsis
Endang Sri SUlistyawati - Puisi 3 : Teror
Binta Al Mamba                - Puisi 2: Apa dan Kenapa 
Ichsan Kidnep Effendi     - Puisi 1: Bisul
UcHi YukiTo ChaRcit        - Puisi 1: Upilmu    
                                             - Puisi 2: Aduh Neng Noris 
 Sebatang Kara                - Puisi 1 : Rinduku Semakin Alot
Hidayatul Hasanah          - Makan Gratis
Imam Apriansyah            - Gadis Idaman
Dendenk AsLine DeNy     - Puisi 1 : kEn..TuuUUUUT..!!,  



Upss....untuk para pemenang 1,2 dan 3 masih ada bonus tambahan lho, Buku Kumpulan Cerpen terbaru karya Waluya Dimas, lengkap dengan autographnya.

Selamat buat para pemenang dan mohon maaf atas keterlambatan pengumuman ini. Buat sahabat yang karyanya belum terpilih jangan berkecil hati, melainkan menjadikan ini motivasi untuk menghasilkan karya lebih baik lagi.


Dumai (Riau) - 21 September 2011,


Lucky Andrean Sanusi ( Creator Group TAMAN SASTRA )



NB : - Rencananya karya terpilih Lomba KETOK PALU dan TOLE UDIN akan diterbitkan dalam satu buku.
        - Untuk para pemenang, harap segera inbox ke FB Lucky : No. Rek, Alamat Lengkap +  No. HP, agar hadiah bisa segera dikirimkan.

Rabu, 21 September 2011

Semangat Baru

Semangat baru kembali bergolak pasca Launching FLP Probolinggo. Betapa tidak, penulis senior Sinta Yudisia dengan sejarah riset yang panjang dan semangat yang tak pernah padam telah melahirkan sebuah sekuel dari The  Road to The Empire, Takhta Awan, benar-benar menyulut api dalam dadaku.
Jujur, menamatkan membaca The Road to The Empire, lebih singkat dari mengkhatamkan Al-qur'an (astaghfirullah, cuma dalam 1 malam ...). Jejak yang tertanam dalam hati, memang lebih kuat membaca Kitabullah. Tapi semangat untuk mengibarkan kembali Shiroh benar-benar tersulut.
Walau sempat tersendat dengan berbagai pertanyaan yang berkecamuk dalam hati, namun sisi yang lain berbisik dengan keras, AKU HARUS BISA !
Aku yakin, sekuelnya pasti akan lebih menyala lagi. Belum terbeli, tapi Insya Allah akan terlaksana.
Banyak sekali contoh dan teladan dari orang-orang sukses, dan mereka semuanya adalah manusia-manusia yang sama dengan aku. Tidak ada bedanya. Yang membedakan hanyalah semangat dalam dada. Dan bila kobaran itu sudah meraja di dalamnya, apakah masih harus mengemis dukungan dari luar ?
TIDAK !
TIDAK !
Kobaran semangat itu milikku. Aku tidak akan meminta dukungan dari luar untuk semakin membuatnya berkobar. Kalau bisa, aku harus bisa membakar sekelilingku dengan semangat baru itu. Sungguh aneh, bila berkelana di atas keyboard, jemari menari di atasnya, tapi masih membutuhkan orang lain untuk membuatnya menari.
Sungguh, seindah-indah tarian jemari adalah kehendak Allah, maka hanya kepada DIA aku mengemis dukungan agar semangat ini tak pernah padam.
Please, My Lord, make my fingers strong !
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...