Jumat, 07 Oktober 2011

Sygma Publishing


Penerimaan dan pengelolaan naskah
Sygma Publishing adalah perusahaan penerbitan yang menempatkan diri sebagai the most excellent publisher in Indonesia with international quality and global network. Dalam memberikan pelayanannya kepada para stakeholder, Sygma Publishing membagi unit penerbitannya ke dalam tiga bagian besar yang masing-masing mewakili karakter dan segmentasi yang berbeda. Ketiga unit tersebut adalah sebagai berikut (dengan brand masing-masing).
1.       Syaamil Al Qur’an (Unit yang khusus menerbitkan Al Qur’an untuk seluruh segmen usia, anak-anak hingga dewasa)
2.       Arkanleema Publishing (Unit yang khusus menerbitkan buku-buku Islam untuk segmentasi dewasa: fiksi, non-fiksi, popular, kisah, rujukan keislaman (akhlak, doa, hadits, dan fikih), panduan ibadah, dan wawasan keislaman)
3.       Penerbit Lima (Unit yang khusus menerbitkan buku-buku anak dan remaja dengan tema-tema Islam dan umum: fiksi, non-fiksi, popular, pengenalan keislaman (Al Qur’an, hadits, fikih, doa), panduan ibadah, dan wawasan keislaman dengan kemasan-kemasan penuh kreativitas.
Redaksi Sygma Publishing menerima naskah-naskah berkualitas, baik naskah lokal maupun naskah terjemahan dari berbagai bahasa: Arab, Inggris, Jepang, Prancis, dan sebagainya dengan ketentuan sebagai berikut.


1.       Ketentuan Umum
a.         Dapat berupa outline tulisan atau tulisan yang sudah lengkap.
b.         Jika berupa outline, sertakan sinopsis tulisan, daftar isi yang lengkap (bab dan sub-babnya).
c.          Jelaskan jenis tema/kajian/bidang pembahasan dari tulisan; fiksi, non-fiksi, popular, kisah, rujukan keislaman (akhlak, doa, hadits, dan fikih), panduan ibadah, dan wawasan keislaman.
d.         Jelaskan selling point naskah tersebut. Apa yang membedakannya dari buku-buku yang lain.
e.         Sertakan data lengkap penulis (alamat, no. telepon, e-mail, hp, fax, no. rekening, juga biografi ringkas yang berkaitan dengan biodata, aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan).
f.          Jelaskan segmentasi tulisan (anak, remaja, dewasa/umum, wanita, keluarga).
g.         Jika via pos, harap mengirimkan kopian naskahnya saja.

2.       Standard Penerimaan Naskah
a.         Rights Editor & Script Hunter menerima naskah melalui penulis sendiri, pos, e-mail(sygmapustaka@sygmacorp.com), atau titipan penulis melalui pihak lain.
b.         Rights Editor & Script Hunter membuat Surat Pemberitahuan Kedatangan Naskah dengan lampiran Form Penerimaan Naskah dan Form Biodata Penulis yang harus diisi oleh Penulis baru dan mengirimkannya kepada Penulis melalui e-mail atau pos yang dikuatkan oleh SMS gateway system, sehari setelah naskah kiriman melalui pos, e-mail, atau titipan Penulis melalui pihak lain diterima oleh Rights Editor & Script Hunter.
c.         Rights Editor & Script Hunter meng-input-kan data yang ada pada Form Tanda Terima Naskah dan Form Biodata Penulis dalam waktu satu hari kerja setelah naskah diterima dari Penulis.
d.         Untuk naskah yang direkomendasikan terbit, Rights Editor & Script Hunter menyerahkan naskah, Form Penelaahan Naskah, dan Form Biodata Penulis kepada Manager sesuai dengan kategori naskah masuk untuk proses penelaahan naskah lanjutan dan menerima kembali hasilnya maksimal setelah 6 pekan dari Manager.
e.         Untuk naskah yang tidak lolos penelaahan, Rights Editor & Script Hunter membuat Surat Pengembalian Naskah dan menginformasikannya kepada Penulis satu hari setelah penolakan naskah; dan mengembalikan naskah tersebut jika Penulis memberikan perangko balasan. Jika Penulis tidak memberikan perangko balasan dalam waktu 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan penolakan maka naskah akan dimusnahkan.
f.          Jika naskah diputuskan untuk terbit, Rights Editor & Script Hunter akan menginformasikan hal tersebut kepada Penulis melalui Surat Pemberitahuan Persetujuan Terbit yang disertai Draft Perjanjian Penerbitan untuk ditindaklanjuti satu hari setelah menerima keputusan penerimaan naskah.

3.       Kriteria Penelaahan Naskah
a.       Tidak bertentangan dengan Al Quran dan Hadits.
b.      Nilai dan konten sesuai dengan visi dan misi Sygma Publishing..
c.       Temanya sangat unik, aktual, kontemporer, dan dinilai sangat dibutuhkan masyarakat banyak.
d.      Pesannya memiliki nilai kebenaran universal.
e.      Faktor kedekatan dengan pembaca (proximity) sangat tinggi.
f.        Gaya penuturan dan penceritaan sangat baik.
g.       Sistematika penulisan sangat baik.
h.      Pembahasannya sangat mendalam.
i.         Keterbacaan hingga 50% (bisa berubah lebih kecil sekiranya nilai kesesuaian dengan visi dan nilai temanya sangat menarik).
j.        Alur, Tokoh, dan Settingnya sangat bagus (untuk karya fiksi).
k.       Sasaran pembacanya (segmentation [demografis, psikografis]) dan bagaimana kemungkinannya diterima oleh pasar sasaran sangat jelas dan baik (by data).
l.         Positioning produk dan benefit dari pesan yang disampaikan dalam naskah untuk pembaca sangat jelas (by data).
m.    Naskah yang sama belum beredar di pasar.
n.      Diferensiasi dan kelebihan naskah (added value) dengan buku yang sudah beredar di pasar kentara jelas.
o.      Kapasitas keilmuan penulis terkait tema yang ditulisnya dalam naskah (otoritas keilmuan) sangat sesuai.
p.      Informasi yang disampaikan publik mengenai penulis sangat positif.

4.       Ketentuan Pelaporan dan Pembayaran Royalti

KATEGORI
UMUM
ISLAM
REMAJA
ANAK
BULAN
Januari
Mei
September
Februari
Juni
Oktober
Maret
Juli
November
April
Agustus
Desember


Kamis, 06 Oktober 2011

Generasi Penerus

Rabu, 05 Oktober 2011

Penerbit Era Intermedia

SEKILAS TENTANG PENERBITAN NASKAH
Penerbit Era Intermedia mengelompokkan jenis terbitannya ke dalam 4 lini penerbitan, yaitu sebagai berikut.

  1. Lini Penerbitan Era Intermedia 
    Menerbitkan buku-buku islami baik naskah asli maupun terjemahan yang bertemakan pemikiran, seperti ekonomi, politik, hukum, dakwah, tarbiyah, harakah, sirah, fiqih, manajemen, dan tazkiyatun nafs.
    Selain itu, perempuan dan keluarga pun menjadi lahan garapannya.
  2. Lini Penerbitan Eranofvis
    Menerbitkan cerita-cerita fiksi islami, baik untuk anak-anak, remaja, dan dewasa.
    Berupa cergam, kumpulan cerpen (kumcer), dan novel islami.
  3. Lini Penerbitan Eureka
    Menerbitkan buku-buku nonfiksi islami yang bertemakan remaja baik pengembangan pribadi, enterpreunerenship, dan buku-buku panduan untuk remaja
  4. Lini Penerbitan Era Publishing
    Menerbitkan buku-buku islami yang bertemakan novel dan sastra islami dewasa.
PROSEDURE PENERIMAAN
  1. Ketentuan Umum
    • Era Intermedia menerima semua jenis naskah yang kemudian akan dinilai kelayakan terbitnya sesuai dengan visi penerbit.
    • Isinya tidak menyimpang dari Al-Quran dan As-Sunnah.
    • Naskah asli atau terjemahan
    • Fotokopi naskah dikirim via pos ke alamat Era Intermedia Jalan Slamet Riyadi 485 H Ngendroprasto, Pajang, Laweyan, Solo 57146 atau PO Box 179 Solo.
    • Tidak menerima kiriman naskah via e-mail.
    • Naskah yang sudah masuk tidak akan dikembalikan.
    • Keputusan naskah diterbitkan atau tidak, diberitahukan via email atau sms, paling lama setelah satu bulan naskah diterima penerbit.
    • jika dalam waktu satu bulan setelah keputusan diterbitkan belum dihubungi, silakan penulis atau penerjemah menghubungi penerbit.
  2. Ketentuan Khusus
    • Naskah Asli
      • Dapat berupa outline tulisan atau tulisan lengkap.
      • Jika berupa outline, sertakan sinopsis, daftar isi yang lengkap (bab dan subbabnya).
      • Jelaskan jenis kajian/bidang pembahasan dari tulisan; apakah dakwah, ruhiyah, politik, ekonomi, wanita, atau keluarga.
      • Jelaskan selling point & kelebihan naskah tersebut serta yang membedakannya dari buku-buku lain.
      • Sertakan data lengkap penulis (fotokopi KTP/SIM, alamat, no. telepon, e-mail, hp, fax, no. rekening, juga biografi ringkas yang berkaitan dengan biodata, pas foto ukuran 4x6, aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan).
      • Jelaskan segmentasi tulisan (anak, remaja, dewasa/umum, wanita, atau keluarga).
    • Naskah Terjemahan
      • Dapat berupa outline terjemahan atau seluruh terjemahan lengkap.
      • Jika berupa outline, sertakan data yang lengkap dari buku asli (judul asli, judul terjemahan, penulis, penerbit, tahun terbit, sinopsis naskah, daftar isi yang lengkap [bab dan subbabnya], jumlah halaman, ukuran buku sampul buku [soft cover atau hard cover]).
      • Jelaskan jenis kajian/bidang pembahasan dari naskah yang diajukan; apakah politik, ekonomi, sosial, fiqih, ibadah, akidah, dakwah-harakah, manajemen, parenting, wanita, atau keluarga.
      • Jelaskan selling poin atau kelebihan buku tersebut. Apa yang membedakannya dari buku-buku yang lain.
      • Sertakan biografi ringkas penulisnya yang berkaitan dengan biodata, aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan. (Sangat diharapkan, jika ada)
      • Sertakan data lengkap penerjemah (alamat, no. telepon, e-mail, hp, fax, no. rekening, juga biografi ringkas penerjemah yang berkaitan dengan biodata, aktivitas, karya yang dihasilkan dan diterbitkan).
      • Jelaskan segmentasi tulisan (anak, remaja, dewasa/umum, wanita, keluarga).
      • Jika via pos, harap mengirim kopian naskahnya saja.
      • Kirimkan fotokopi naskah keseluruhan atau sebagian yang mewakili, misalnya bab 1.




















Gramedia Pustaka Utama

GPU & Fokus Terbitannya
 
Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama (GPU) adalah penerbit buku-buku 
umum, artinya buku-buku yang dimaksudkan untuk konsumsi umum, karena 
merupakan referensi atau bacaan umum, mulai dari anak-anak, remaja 
sampai dewasa, mencakup buku fiksi maupun non-fiksi. Itulah main 
business kami. Tetapi, adalah fakta bahwa banyak di antara buku kami 
juga dipakai sebagai buku teks. Karena itu, kami juga memiliki Desk 
Buku Teks, yang secara khusus bertanggung jawab atas buku-buku teks 
perguruan tinggi yang kami terbitkan. (Untuk buku teks bagi siswa 
SMU ke bawah, silakan anda menghubungi sister company kami: Penerbit 
Grasindo).
 
Buku-buku umum yang kami terbitkan adalah buku-buku yang mengandung 
nilai-nilai yang sejalan dengan mission statement kami, 
yaitu "Bersama komponen bangsa yang lain, ikut serta menciptakan 
Indonesia Baru dengan nilai-nilai humanisme transendental." Karena 
itu, buku yang kami terbitkan adalah yang mengembangkan nilai-nilai 
kemanusiaan yang beriman kepada Sang Pencipta dan Pemelihara, yaitu 
Tuhan Semesta Alam. Itu berarti bahwa kami akan menerbitkan buku 
yang mendorong munculnya semangat pluralis, demokratis, inklusif, 
cerdas, berwawasan luas, profesional, berbudaya, humanis, dan 
religius. Sebaliknya, kami mengindari penerbitan naskah yang 
mendorong semangat fanatik sempit, picik, anti-refleksi dan anti-
pembelajaran, pelecehan terhadap kemanusiaan.
 
 
Dewan Penilaian Naskah
 
Untuk menilai kelaikan terbit suatu naskah, kami memiliki Dewan 
Penilaian Naskah, yang terdiri dari wakil-wakil dari Redaksi, 
Produksi dan Pemasaran/Promosi, yang dari perspektifnya masing-
masing akan memberi rekomendasi terhadap suatu naskah untuk terbit 
atau tidak terbit. Terasah oleh pengalaman, masing-masing akan 
mengembangkan perspektif mereka, tetapi: 
 
Secara khusus Redaksi akan menilai naskah dari mutu isinya: 
kesesuaian dengan misi, kedalaman dan kelengkapan informasinya, 
bagaimana pentingnya topik/tema naskah (importance), bagaimana 
relevansinya, bagaimana penyajiannya (urutan logis atau sistematika 
pemaparan dan gaya bahasanya), apa keunggulan dan kelemahan naskah 
tsb dibandingkan dengan buku yang sudah beredar di pasar. 
Secara khusus wakil dari Produksi akan menilai naskah dari sisi 
produksi dan pembiayaannya: kemudahan/kesulitan produksinya, proses 
yang harus dilalui, perkiraan besar ongkos produksinya. 
 
Secara khusus wakil dari Pemasaran/Promosi akan menilai naskah dari 
serapan pasarnya (marketability): apakah akan disambut pasar dengan 
gairah atau sebaliknya? Berapa ribu akan terserap pasar dalam 
setahun? Berapa lama naskah itu akan bisa hidup di pasar, akan terus 
dibutuhkan atau hanya menjawab kebutuhan sesaat? 
 
Kadang-kadang Dewan juga minta pertimbangan dari para ahli, termasuk 
dari kalangan perguruan tinggi, atas naskah-naskah tertentu.
 
Quadran Penilaian
 
Dengan menggunakan kata MUTU untuk mutu naskah dan kesesuaian dengan 
misi kami, serta kata LAKU untuk serapan pasar, terciptalah quadran 
penilaian sbb:
 
Quadran 1: Mutu Tinggi & Laku Keras
Inilah primadona kami. Lampu hijau langsung kami berikan untuk 
segera menerbitkan naskah yang masuk dalam quadran ini.
 
Quadran 2: Mutu Rendah Tapi Laku Keras
Ini lampu kuning. Kalau mutunya "tidak jeblok-jeblok amat", dan 
penerbitannya TIDAK menimbulkan opini umum "Gramedia kampungan!", 
kami masih mau menerbitkan naskah dalam quadran ini. Tapi, ya itu 
tadi… tidak terkesan "MELACURKAN DIRI" atau muncul pendapat 
sinis "HUH, GRAMEDIA CUMA CARI UNTUNG DENGAN MENJUAL SAMPAH!"
 
Quadran 3: Mutu Tinggi tapi Tak Laku
Ini lampu kuning. Demi standing kami, kami mau menerbitkan naskah-
naskah yang masuk dalam quadran ini. Inilah sumbangan sosial kami. 
Kalau dana kami untuk ini sudah habis, kami mengusahakan cara lain:
Minta pihak kedua (penulis) untuk membeli sebagian agak besar dari 
bukunya pada saat terbit. 
Menggandeng pihak ketiga untuk ikut dalam pembiayaan, semacam co-
publishing, dan logo pihak ketiga itu boleh tampil di cover. 
 
Quadran 4: Mutu Rendah & Tak Laku
Ini lampu merah. Kami tak ingin cari penyakit. Naskah di quadran ini 
hanya bikin malu penerbit dan penulisnya... sudah malu, rugi lagi!
 
 
Prosedur
 
Bila anda memiliki naskah-naskah yang sejalan dengan misi kami, 
dengan senang hati kami akan mempertimbangkan penerbitannya. 
Prosedurnya adalah sbb:
 
1. Kirim naskah Anda (lengkap, dibendel agar mudah dibaca) ke 
Redaksi Gramedia Pustaka Utama, Gedung Kompas-Gramedia, Jl. Palmerah 
Selatan 24 -- 26, Lt. 6, Jakarta 10270
 
2. Lengkap berarti: naskah itu 100% komplit, termasuk gambar-gambar, 
walaupun gambar-gambar itu hanya kopi dari aslinya, bukan masternya. 
Ini penting karena master gambar-gambar itu berikut data elektronik 
naskah tersebut baru akan diserahkan ketika sudah jelas kami 
putuskan untuk diterbitkan. Ini menjadi sarana pengaman bagi Penulis 
agar, andaikata ditolak oleh GPU dan naskah itu mau ditinggal di 
GPU, hanya kopian yang dimiliki GPU (lihat relevansinya dengan point 
4 & 5).
 
3. Sertakan informasi mengenai:
 
1)      Apa keunggulan naskah tsb dibandingkan dengan buku yang 
sudah ada di pasar? 
2)      Siapa pembaca sasarannya? Siapa saja yang berkepentingan 
dengan naskah buku tsb, dan seberapa besar populasinya?
3)      Dalam perkiraan Anda, dengan populasi orang yang 
bekepentingan seperti itu, kira-kira berapa banyak buku yang bisa 
diserap pasar selama 12 bulan, bila kita memasarkannya hanya lewat 
jaringan toko buku?
4)      Apakah Anda memiliki forum di mana naskah tsb akan digunakan 
bila sudah terbit? (misal: "Saya adalah dosen dengan mahasiswa 50 
orang per semester, dan rekan-rekan saya juga akan memakainya") 
Bila "ya", berapa banyak Anda sendiri akan menyerap buku tersebut 
dalam setahun?
5)      Apakah akan ada event tertentu yang menciptakan momentum 
yang menguntungkan publikasi naskah tersebut. (Misal, "Bulan xxx 
tahun zzz akan ada Nasional Seminar On bla bla bla, dan buku ini 
akan di-launch di sana" atau "Saya akan melakukan in house training 
untuk 500 karyawan PT yyy, bulan bbb tahun ttt, dan buku ini akan 
dipakai sebagai panduan.")
 
4. Atas pengiriman itu, Anda akan menerima Tanda Terima, di mana 
dicantumkan formula standar yang antara lain mengatakan bahwa 
selambat-lambatnya dalam 3 bulan akan ada keputusan mengenai terbit 
atau tidaknya. Keputusan bisa cepat (7 hari kerja), bisa lambat, 
antara lain juga tergantung pada informasi-informasi (pertanyaan 1 – 
5) tsb, di samping pada tumpukan naskah yang harus kami nilai.
 
5. Bila naskah tidak akan diterbitkan, GPU akan mengirim balik 
naskah tersebut, bila disertai prangko secukupnya. Bila tidak 
disertai prangko secukupnya, atau bila dikehendaki oleh penulisnya 
untuk diserahkan kepada GPU, kami sedapat mungkin akan menjaga 
kerahasiaannya, dan tidak akan menyerahkan kepada pihak lain untuk 
diterbitkan atas nama siapa pun. Tetapi, karena secara berkala kami 
membersihkan naskah-naskah tua, selalu ada kemungkinan bahwa naskah 
seperti itu jatuh ke pihak ketiga yang tidak dimaksudkan, baik oleh 
penulis maupun GPU, dan bisa jadi pihak ketiga itu memanfaatkannya 
secara tidak bertanggung jawab, tanpa seizin penulis atau GPU. Bila 
ini terjadi, GPU tidak bertanggung jawab atas kejadian seperti itu.
 
6. Bila naskah akan diterbitkan, kirimkan data elektronik berikut 
master gambar/foto/sket. Waktu terbitnya dirundingkan. Perlu 
diketahui bahwa pada saat kami memutuskan suatu naskah akan terbit, 
kami sedang melakukan proses penerbitan naskah-naskah lain yang 
jadwal terbitnya sudah mengisi standing order mingguan ke jaringan 
toko buku untuk 2 bulan ke depan. Artinya, naskah yang baru saja 
diputuskan untuk diterbitkan itu paling cepat bisa terbit 10 minggu 
kemudian, kecuali ada kondisi khusus yang memungkinkan kami untuk 
mempercepatnya.
 
 
Hak Penulis
 
Penulis atau pemilik naskah yang naskahnya diterbitkan di GPU 
memiliki hak-hak sbb:
 
1. Royalty sebesar 10% (sepuluh persen) dari harga jual, sebelum PPn 
sebesar 10%, kecuali bila pajak itu ditanggung pemerintah. Buku-buku 
yang pajaknya ditanggung pemerintah adalah buku-buku yang 
dimaksudkan untuk pengajaran. Buku-buku yang termasuk "hiburan" 
(novel misalnya) dikenai PPn 10%.
 
2. Pada saat penandatanganan kontrak kerjasama penerbitan, atau 
selambat-lambatnya tigapuluh hari setelahnya, diserahkan uang muka 
25% (dua puluh lima persen) dari total royalty. Sisanya dibayarkan 
per semester (pada bulan Februari dan Agustus) sesuai dengan 
penjualan pada semester yang sudah berjalan.
 
3. Pembayaran royalty ini dikenai PPh sebesar 15%.
 
4. Diskon otomatis sebesar 20% dari harga jual, untuk pembelian 
langsung kepada GPU, secara tunai, sebanyak 1 – 99 eksemplar; diskon 
25% untuk sebanyak 100 – 199 eksemplar; dan diskon 30% untuk 
pembelian 300 eksemplar ke atas.
 
5. Berhak atas informasi mengenai jumlah cetakan, jumlah penjualan, 
jumlah stock fisik di gudang, harga jual, rencana cetak ulang, dan 
bila muncul keraguan atas informasi itu berhak menggunakan Akuntan 
Publik untuk memverifikasi/memfalsifikasi informasi tersebut.
 
6. Hak dan kewajiban secara lebih terperinci diatur dalam kontrak 
standar.
 
Penting! Hindarilah:
1. Plagiat/pelanggaran hak cipta
2. Fitnah/pelecehan terhadap pihak lain
 
Tertarik untuk mencoba menerbitkan naskah anda? Kami tunggu!
 
 
 
PT Gramedia Pustaka Utama
Gedung KOMPAS Gramedia Unit II lt. 6, Jl. Palmerah Selatan 24-26, 
Jakarta 10270
Telp. 5480888, 5483008, ext. 3202, 3206, 3200, 3231. Fax: 5300545
 
Redaksi Non Fiksi: [EMAIL PROTECTED]
Redaksi Fiksi: [EMAIL PROTECTED]
Pengasuh GBC: [EMAIL PROTECTED]
 





                                                  

Inspirasi dari Steve Job ( Mendiang Pendiri Apple )


Pidato Steve Job di Depan Wisudawan Stafford 

Saya merasa bangga di tengah-tengah Anda sekarang, yang akan segera lulus dari salah satu universitas terbaik di dunia. Saya tidak pernah selesai kuliah. Sejujurnya, baru saat inilah saya merasakan suasana wisuda. Hari ini saya akan menyampaikan tiga cerita pengalaman hidup saya. Ya, tidak perlu banyak. Cukup tiga.
Cerita Pertama: Menghubungkan Titik-Titik
Saya drop out (DO) dari Reed College setelah semester pertama, namun saya tetap berkutat di situ sampai 18 bulan kemudian, sebelum betul-betul putus kuliah. Mengapa saya DO? Kisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi.
1315675778945329887
Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran bayi perempuan karena ingin. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat? Mereka menjawab:“Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.
Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan-habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.
Begitu DO, saya langsung berhenti mengambil kelas wajib yang tidak saya minati dan mulai mengikuti perkuliahan yang saya sukai. Masa-masa itu tidak selalu menyenangkan. Saya tidak punya kamar kos sehingga nebeng tidur di lantai kamar teman-teman saya. Saya mengembalikan botol Coca-Cola agar dapat pengembalian 5 sen untuk membeli makanan. Saya berjalan 7 mil melintasi kota setiap Minggu malam untuk mendapat makanan enak di biara Hare Krishna. Saya menikmatinya. Dan banyak yang saya temui saat itu karena mengikuti rasa ingin tahu dan intuisi, ternyata kemudian sangat berharga. Saya beri Anda satu contoh:
Reed College mungkin waktu itu adalah yang terbaik di AS dalam hal kaligrafi. Di seluruh penjuru kampus, setiap poster, label, dan petunjuk ditulis tangan dengan sangat indahnya. Karena sudah DO, saya tidak harus mengikuti perkuliahan normal. Saya memutuskan mengikuti kelas kaligrafi guna mempelajarinya. Saya belajar jenis-jenis huruf serif dan san serif, membuat variasi spasi antar kombinasi kata dan kiat membuat tipografi yang hebat. Semua itu merupakan kombinasi cita rasa keindahan, sejarah dan seni yang tidak dapat ditangkap melalui sains. Sangat menakjubkan.
Saat itu sama sekali tidak terlihat manfaat kaligrafi bagi kehidupan saya. Namun sepuluh tahun kemudian, ketika kami mendisain komputer Macintosh yang pertama, ilmu itu sangat bermanfaat. Mac adalah komputer pertama yang bertipografi cantik. Seandainya saya tidak DO dan mengambil kelas kaligrafi, Mac tidak akan memiliki sedemikian banyak huruf yang beragam bentuk dan proporsinya. Dan karena Windows menjiplak Mac, maka tidak ada PC yang seperti itu. Andaikata saya tidak DO, saya tidak berkesempatan mengambil kelas kaligrafi, dan PC tidak memiliki tipografi yang indah. Tentu saja, tidak mungkin merangkai cerita seperti itu sewaktu saya masih kuliah. Namun, sepuluh tahun kemudian segala sesuatunya menjadi gamblang. Sekali lagi, Anda tidak akan dapat merangkai titik dengan melihat ke depan; Anda hanya bisa melakukannya dengan merenung ke belakang. Jadi, Anda harus percaya bahwa titik-titik Anda bagaimana pun akan terangkai di masa mendatang. Anda harus percaya dengan intuisi, takdir, jalan hidup, karma Anda, atau istilah apa pun lainnya. Pendekatan ini efektif dan membuat banyakperbedaan dalam kehidupan saya.
Cerita Kedua Saya: Cinta dan Kehilangan.
Saya beruntung karena tahu apa yang saya sukai sejak masih muda. Woz (Steve Wozniak) dan saya mengawali Apple di garasi orang tua saya ketika saya berumur 20 tahun. Kami bekerja keras dan dalam 10 tahun Apple berkembang dari hanya kami berdua menjadi perusahaan 2 milyar dolar dengan 4000 karyawan. Kami baru meluncurkan produk terbaik kami-Macintosh- satu tahun sebelumnya, dan saya baru menginjak usia 30. Dan saya dipecat. Bagaimana mungkin Anda dipecat oleh perusahaan yang Anda dirikan? Yah, itulah yang terjadi. Seiring pertumbuhan Apple, kami merekrut orang yang saya pikir sangat berkompeten untuk menjalankan perusahaan bersama saya. Dalam satu tahun pertama,semua berjalan lancar. Namun, kemudian muncul perbedaan dalam visi kami mengenai masa depan dan kami sulit disatukan. Komisaris ternyata berpihak padanya. Demikianlah, di usia 30 saya tertendang.
1315675802586083259
Beritanya ada di mana-mana. Apa yang menjadi fokus sepanjang masa dewasa saya, tiba-tiba sirna. Sungguh menyakitkan. Dalam beberapa bulan kemudian, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya merasa telah mengecewakan banyak wirausahawan generasi sebelumnya -saya gagal mengambil kesempatan. Saya bertemu dengan David Packard dan Bob Noyce dan meminta maaf atas keterpurukan saya. Saya menjadi tokoh publik yang gagal, dan bahkan berpikir untuk lari dari Silicon Valley. Namun, sedikit demi sedikit semangat timbul kembali- saya masih menyukai pekerjaan saya. Apa yang terjadi di Apple sedikit pun tidak mengubah saya. Saya telah ditolak, namun saya tetap cinta. Maka, saya putuskan untuk mulai lagi dari awal. Waktu itu saya tidak melihatnya, namun belakangan baru saya sadari bahwa dipecat dari Apple adalah kejadian terbaik yang menimpa saya. Beban berat sebagai orang sukses tergantikan oleh keleluasaan sebagai pemula, segala sesuatunya lebih tidak jelas. Hal itu mengantarkan saya pada periode paling kreatif dalam hidup saya.
Dalam lima tahun berikutnya, saya mendirikan perusahaan bernama NeXT, lalu Pixar, dan jatuh cinta dengan wanita istimewa yang kemudian menjadi istri saya. Pixar bertumbuh menjadi perusahaan yang menciptakan film animasi komputer pertama, Toy Story, dan sekarang merupakan studio animasi paling sukses di dunia. Melalui rangkaian peristiwa yang menakjubkan, Apple membeli NeXT, dan sayakembali lagi ke Apple, dan teknologi yang kami kembangkan di NeXT menjadi jantung bagi kebangkitan kembali Apple. Dan, Laurene dan saya memiliki keluarga yang luar biasa. Saya yakin takdir di atas tidak terjadi bila saya tidak dipecat dari Apple.Obatnya memang pahit, namun sebagai pasien saya memerlukannya. Kadangkala kehidupan menimpakan batu ke kepala Anda. Jangan kehilangan kepercayaan. Saya yakin bahwa satu-satunya yang membuat saya terus berusaha adalah karena saya menyukai apa yang saya lakukan. Anda harus menemukan apa yang Anda sukai. Itu berlaku baik untuk pekerjaan maupun asangan hidup Anda. Pekerjaan Anda akan menghabiskan sebagian besar hidup Anda, dan kepuasan sejati hanya dapat diraih dengan mengerjakan sesuatu yang hebat. Dan Anda hanya bisa hebat bila mengerjakan apa yang Anda sukai. Bila Anda belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan menyerah. Hati Anda akan mengatakan bila Anda telah menemukannya. Sebagaimana halnya dengan hubungan hebat lainnya, semakin lama-semakin mesra Anda dengannya.Jadi, teruslah mencari sampai ketemu. Jangan berhenti.
Cerita Ketiga Saya: Kematian
Ketika saya berumur 17, saya membaca ungkapan yang kurang lebih berbunyi: “Bila kamu menjalani hidup seolah-olah hari itu adalah hari terakhirmu, maka suatu hari kamu akan benar.” Ungkapan itu membekas dalam diri saya, dan semenjak saat itu, selama 33 tahun terakhir, saya selalu melihat ke cermin setiap pagi dan bertanya kepada diri sendiri: “Bila ini adalah hari terakhir saya, apakah saya tetap melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?” Bila jawabannya selalu “tidak” dalam beberapa hari berturut-turut, saya tahu saya harus berubah. Mengingat bahwa saya akan segera mati adalah kiat penting yang saya temukan untuk membantu membuat keputusan besar. Karena hampir segala sesuatu-semua harapan eksternal, kebanggaan, takut malu atau gagal-tidak lagi bermanfaat saat menghadapi kematian. Hanya yang hakiki yang tetap ada. Mengingat kematianadalah cara terbaik yang saya tahu untuk menghindari jebakan berpikir bahwa Anda akan kehilangan sesuatu.Anda tidak memiliki apa-apa. Sama sekali tidak ada alasan untuk tidak mengikuti kata hati Anda.
13156758221562617704
Sekitar setahun yang lalu saya didiagnosis mengidap kanker. Saya menjalani scan pukul 7:30 pagi dan hasilnya jelas menunjukkan saya memiliki tumor pankreas. Saya bahkan tidak tahu apa itu pankreas. Para dokter mengatakan kepada saya bahwa hampir pasti jenisnya adalah yang tidak dapat diobati. Harapan hidup saya tidak lebih dari 3-6 bulan. Dokter menyarankan saya pulang ke rumah dan membereskan segala sesuatunya, yang merupakan sinyal dokter agar saya bersiap mati. Artinya, Anda harus menyampaikan kepada anak Anda dalam beberapa menit segala hal yang Anda rencanakan dalam sepuluh tahun mendatang. Artinya, memastikan bahwa segalanya diatur agar mudah bagi keluarga Anda. Artinya, Anda harus mengucapkan selamat tinggal. Sepanjang hari itu saya menjalani hidup berdasarkan diagnosis tersebut. Malam harinya, mereka memasukkan endoskopi ke tenggorokan, lalu ke perut dan lambung, memasukkan jarum ke pankreas saya dan mengambil beberapa sel tumor. Saya dibius, namun istri saya, yang ada di sana, mengatakan bahwa ketika melihat selnya di bawah mikroskop, para dokter menangis mengetahui bahwa jenisnya adalah kanker pankreas yang sangat jarang, namun bisa diatasi dengan operasi. Saya dioperasi dan sehat sampai sekarang. Itu adalah rekor terdekat saya dengan kematian dan berharap terus begitu hingga beberapa dekade lagi.
Setelah melalui pengalaman tersebut, sekarang saya bisa katakan dengan yakin kepada Anda bahwa menurut konsep pikiran, kematian adalah hal yang berguna: Tidak ada orang yang ingin mati. Bahkan orang yang ingin masuk surga pun tidak ingin mati dulu untuk mencapainya. Namun, kematian pasti menghampiri kita. Tidak ada yang bisa mengelak. Dan, memang harus demikian, karena kematian adalah buah terbaik dari kehidupan. Kematian membuat hidup berputar. Dengannya maka yang tua menyingkir untuk digantikan yang muda. Maaf bila terlalu dramatis menyampaikannya, namun memang begitu.
Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan menjalani hidup orang lain. Jangan terperangkap dengan dogma-yaitu hidup bersandar pada hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan omongan orang menulikan Anda sehingga tidak mendengar kata hati Anda. Dan yang terpenting, miliki keberanian untuk mengikuti kata hati dan intuisi Anda, maka Anda pun akan sampai pada apa yang Anda inginkan. Semua hal lainnya hanya nomor dua.
Ketika saya masih muda, ada satu penerbitan hebat yang bernama “The Whole Earth Catalog“, yang menjadi salah satu buku pintar generasi saya. Buku itu diciptakan oleh seorang bernama Stewart Brand yang tinggal tidak jauh dari sini di Menlo Park, dan dia membuatnya sedemikian menarik dengan sentuhan puitisnya. Waktu itu akhir 1960-an, sebelum era komputer dan desktop publishing, jadi semuanya dibuat dengan mesin tik, gunting, dan kamera polaroid. Mungkin seperti Google dalam bentuk kertas, 35 tahun sebelum kelahiran Google: isinya padat dengan tips-tips ideal dan ungkapan-ungkapan hebat. Stewart dan timnya sempat menerbitkan beberapa edisi “The Whole Earth Catalog”, dan ketika mencapai titik ajalnya, mereka membuat edisi terakhir. Saat itu pertengahan 1970-an dan saya masih seusia Anda. Di sampul belakang edisi terakhir itu ada satu foto jalan pedesaan di pagi hari, jenis yang mungkin Anda lalui jika suka bertualang. Di bawahnya ada kata-kata: “Stay Hungry. Stay Foolish.” (Jangan Pernah Puas. Selalu Merasa Bodoh). Itulah pesan perpisahan yang dibubuhi tanda tangan mereka. Stay Hungry. Stay Foolish. Saya selalu mengharapkan diri saya begitu. Dan sekarang, karena Anda akan lulus untuk memulai kehidupan baru, saya harapkan Anda juga begitu.
Stay Hungry. Stay Foolish.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...